arrow_back Kembali
Santo Santa 25 March 2017

SANTO ALFONSUS TORIBIO - dari Mongrovejo -

SANTO ALFONSUS TORIBIO - dari Mongrovejo -


Alfonsus Toribio dikenal sebagai seorang awam Katolik yang saleh, jujur, dan bijaksana. Di Granada, Spanyol, ia menjabat sebagai Ketua Mahkamah Agung dan mahaguru di bidang hukum.  Kehidupan imamat tidak menarik hatinya tapi Tuhan mempunyai rencana khusus di luar kehendaknya sendiri. Sepeninggal Uskup Agung Lima pada tahun 1580, takhta keuskupan mengalami kekosongan. Suasana kota menjadi semakin buruk terutama di kalangan angkatan bersenjata. untuk mengatasi hal ini, Raja Philiip II memilih Alfonsus Toribio menjadi Uskup Agung. Semula, ia menolak tegas penunjukkan ini mengingat statusnya sebagai orang awam. Namun atas desakan raja dan seluruh rakyat, Alfonsus tergerak juga untuk menerima penunjukkan itu. Ia sadar penunjukkan itu adalah kehendak Allah.
Ia lalu ditahbiskan menjadi Uskup Agung pada tahun 1581. dari Spanyol, ia berlayar ke Peru. Tindakan pertama yang ditempuhnya ialah mengunjungi semua wilayah paroki dalam keuskupannya sampai ke pelosok-pelosok.
Ia melihat banyak hal selama kunjungannya. Orang Spanyol terutama tentara-tentara dikenal berwatak bejat. Orang Indian dikenal bodoh; sedangkan imam-imamnya malas dan mempunyai banyak istri. Semua hal ini menggerakkan dia untuk segera mengadakan pembaharuan total dalam keuskupannya. Terhadap orang-orang Spanyol yang bejat moralnya, ia tak segan-segan menjatuhkan hukuman yang setimpal. Untuk orang-orang Indian yang bodoh, ia berusaha mendirikan sekolah-sekolah. Untuk mendapatkan tenaga-tenaga imam bagi pelayanan umat, ia mendirikan sebuah seminari, yang dikenal sebagai seminari pertama di Amerika. Para imam dibinanya agar kembali sadar akan keluhuran panggilan dan tugasnya sebagai pelayan umat.
Toribio dengan tekun mempelajari bahasa daerah dan adat istiadat setempat. Orang-orang Indian yang masih terbelakang mendapat perhatian khusus. Ia membela mereka dari segala tindakan jahat orang Spanyol.
Usahanya untuk membaharui kehidupan iman umat sangat berhasil. Ia dibantu oleh rekannya Santo Fransiskus Solanus. Selama 25 tahun memimpin Gereja Peru sebagai Uskup Agung, Toribio berhasil menghantar kembali orang-orang Spanyol kepada tatacara hidup Kristiani. Demikian juga orang-orang Indian. Ia meninggal dunia pada tahun 1606. Pestanya kita peringati setiap tanggal 23 Maret.