SUKA CITA MENANTIKAN KEDATANGAN JURU SELAMAT
Dalam Bacaan pertama Zef 3:14-18a, nabi Zefanya mewartakan Sabda Allah menjelang pemerintahan raja Yosia di Yuda pada jaman yang sulit, yaitu pada waktu kehidupan moral dan sosial merana; ancaman negara asing (Assyria) menjadi momok perjuangan bangsa. Namun melihat tanda jaman pada raja Yosia, yang baik itu, nabi Zefania mempunyai harapan besar. Nabi Zefania mengajak bergembira. Ajakan bergembira itu karena lawan-2 jauh dari tapal batas (ayat 15). Tetapi lebih-2 karena umat di bawah naungan raja yang baik itu memperbarui hidup mereka berdasarkan pembaharuan janji setia kepada Yahwe (ayat 17). Dua hal inilah yang menjadi pertanda kehadiran kemuliaan Yahwe.
Bacaan kedua Flp 4:4-7 meneruskan gagasan bergembira.Gembira itu nampak karena hubungan manusia dengan Allah sebagai sumber hidupnya (ayat 4). daripada bebas dari penjara (bdk.Fil 2:24).
Injil suci Lk 3:10-18 menekankan tugas Yohanes Pembaptis untuk mengenalkan pribadi Yesus Kristus. Apa yang dinubuatkan dalam Perjanjian Lama kini sampai pada pemenuhannya dan menjadi kenyataan dalam Yesus Kristus.
Yesus Kristus lah yang akan memberikan baptisan. Yang ingin ditegaskan oleh Lukas adalah isi warta pertobatan yang disampaikan bagi bangsanya. Maka kutipan Yes 40:3-5 sama dengan Lukas 3:5 menduduki tempat yang istimewa. Yang istimewa adalah mereka yang mendengarkan pewartaan itu, yaitu pemungut cukai (Lk 3:12) dan serdadu (Lk 3:14). Mereka ini tegang menantikan saat yang menentukan itu (Lk 3:15) meskipun belum tahu hubungan antara tobat dan permandian yang diberikan oleh Yohanes. Yang disodorkan oleh Lukas dalam pidato Yohanes Pembaptis itu, yaitu Mesias sudah lahir.
Injil Lukas ini ingin menggambarkan bahwa Yohanes Pembaptis sendiri tidak mencari prestise dengan menyebut diri Mesias. Bahkan ada jarak yang besar antara Yohanes Pembaptis dan Mesias yang akan datang itu, “Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa daripadaku akan datang dan membuka tali kasut Nya pun aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api” (Lk 3:16). Memang yang datang ini adalah lebih besar dari Yohanes Pembaptis. Kedatangan Mesias ini merupakan kedatangan yang sangat menentukan bagi kehidupan manusia. Kedatangan Mesias membawa Rahmat dan Kebahagiaan. Tetapi Rahmat dan Kebahagiaan harus diperjuangkan mati-matian. Siapa yang tahu tuntutan itu dan dengan sungguh-2 menanggapinya akan mendapat hasilnya. Kabar Gembira Kristus merupakan Warta untuk ditanggapi dengan rasa bertanggung jawab penuh terhadap pemberian yang diberikan Allah kepada kita lewat Putera Nya Yesus Kristus.(J. Widajaka Pranata, CM)