arrow_back Kembali
Renungan 19 March 2018

PROGRAM HIDUP KRISTIANI

PROGRAM HIDUP KRISTIANI

     

'Apa program hidup kita setelah dibaptis?'  Sebagai pengikut-Nya, program hidup kita tentu tidak berbeda dengan Yesus. Satu-satunya program hidup Yesus adalah mewartakan Kerajaan Allah. "Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil" (Mrk.1:15). Itulah sebabnya, Yesus memanggil Simon dan Andreas, Yakobus dan Yohanes menjadi murid-Nya. Menjadi murid murid berarti mau percaya dan menerima apa yang diwartakan Yesus. Kalau para murid mau menerima pewartaan Yesus, maka konsekuensinya, mereka 'mau menyertai Dia' dan 'mau diutus memberitakan Kerajaan Allah'. Menyertai Yesus bukanlah sekadar ikut kemana-mana, seperti seorang anak kecil yang ikut ibunya kemana-mana. Menyertai Yesus menunjuk makna: hidup bersama Dia. Mereka harus ikut terlibat dalam seluruh dinamika hidup Yesus. Artinya juga ikut bersusah payah dengan Yesus, ikut menanggung pahitnya ditolak bangsa Yahudi, dikejar-kejar dan dituduh macam-macam oleh orang-orang yang tidak suka pada Yesus.
Sejak dibaptis, kita juga menjadi murid-murid Kristus. Ciri menjadi murid ialah bertobat dan percaya kepada Injil yang memaklumkan Yesus, yakni Injil Kerajaan Allah. Tuhan sama sekali tidak takut resiko memilih kita menjadi murid-murid-Nya. Sekalipun kita nantinya murtad atau meninggalkan Dia. Tuhan tetap berani mengambil risiko, seperti dulu juga Yesus berani memilih Yudas Iskariot sebagai salah satu murid-Nya. Demikian pula hendaknya kita sebagai murid-Nya juga berani mengambil resiko dalam mengikuti Yesus Kristus dan mewartakan Injil Kerajaan Allah. Bahwa barangkali nanti di perjalanan akan ada masalah ini-itu, biarlah itu terjadi nanti. Yang penting sekarang ini adalah kita mau tetap hidup baik dan setia.
Saudaraku, sejauh mana Anda  sebagai murid-Nya sungguh berani menanggung resiko apapun, untuk tetap hidup baik dan setia mewartakan Injil Kerajaan Allah dalam sikap hidup sehari-hari? Kiranya, apa upaya  yang dapat Anda perjuangkan agar tetap tekun, setia dan konsisten serta konsekuen mengikuti Yesus sebagai murid-Nya? Inikah program hidup Anda sebagai murid Kristus? Atau Anda mempunyai program hidup sendiri yang sama sekali tidak bersentuhan dengan Yesus dalam  mewartakan Kerajaan Allah? (Hd.)