GALILEA
Galilea adalah dunia sehari-hari para rasul. Yesus menjumpai mereka di situ, dan perjumpaan itu mengubah hidup mereka (Mrk 1:16-20). Saat Yesus wafat, mereka mau kembali pada kehidupan mereka semula. Namun perjumpaan dengan Yesus yang bangkit meneguhkan mereka untuk melanjutkan misi guruNya tersebut: “Jangan takut! Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudaraKu, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku.”(Mat 28:10). Paskah bukan terutama melihat peristiwa kebangkitan Kristus, namun menjumpai kembali Yesus yang hidup dalam kehidupan mereka sehari-hari yang telah diubah oleh Guru dan saudara mereka itu. Dan melanjutkan hidup baru yang mereka peroleh dari kebersamaan dengan Sang Guru: “Tinggal sesaat lagi dan dunia tidak akan melihat Aku lagi, tetapi kamu melihat Aku, sebab Aku hidup dan kamupun akan hidup” (Yoh 14:19).
Apa artinya bagi kita? Kita juga perlu kembali kepada kehidupan kita sehari hari untuk menjumpai Yesus di situ. Soalnya bagaimana kita melihat hidup kita sehari hari sebagai Galilea? Tak ada jalan lain selain membaca injil dan di situ masuk dalam peristiwa Yesus dengan para muridNya. Gunakan imaginasi kita untuk hadir dalam peristiwa Yesus dalam injil tersebut. Hanya dengan demikian perlahan-lahan kita juga akan berjumpa dengan Yesus dalam peristiwa hidup kita sehari hari: kamu melihat Aku, sebab Aku hidup dan kamupun akan hidup. Ya kita akan menghayati hidup kita sehari hari secara baru, karena merasakan sungguh kehadiran Yesus yang hidup bersama dengan kita.
Inilah arti hidup kristiani yang bersumber dari misteri Paskah: Bukan terutama mengikuti hokum Tuhan sebagaimana kebanyakan penganut agama, namun hidup dalam pergaulan dengan Tuhan Yesus yang sungguh nyata dalam hidup kita. Maka Ini juga arti penebusan: dari manusia yang mau lari sembunyi dari Tuhan karena dosa kembali menjadi manusia yang mau bergaul dengan Tuhan (Kej 3:8). Dari manusia yang mau bebas dari Tuhan dengan menjadi tuan atas hidupnya sendiri kembali menjadi anak Allah yang terkasih yang mau hidup bersama Allah Bapanya, bersama Yesus saudaranya, dan sesama juga sebagai saudara se Bapa. Inilah kehidupan sejati yang membawa damai sejahtera. Mari menghayati hidup kita sebagai Galilea dengan membaca injil setiap hari, maka kita akan berjumpa dan bergaul dengan Yesus yang hidup. Selamat Paskah! (sad budi)