arrow_back Kembali
Renungan 04 August 2018

BERISTIRAHATLAH

BERISTIRAHATLAH

     
 
"Berkarya dan beristirahat"  Dua kegiatan ini perlu kita jalankan secara seimbangan, bila kita ingin memaknai kehidupan ini secara konsisten. Mustahil kita dapat konsisten bila ritme hidup tidak seimbang terus berkarya tanpa pernah beristirahat atau sebaliknya. Sama halnya bila kita ingin tetap konsisten dalam menjalankan tugas perutusan-Nya. Kita perlu menyediakan waktu khusus untuk 'beristirahat' seperti yang dianjurkan Yesus pada para murid-Nya.
Yesus menganjurkan para murid-Nya beristirahat,berhenti sejenak agar tenaga pulih kembali setelah menjalankan tugas perutusan yang meletihkan dalam mewartakan kabar gembira. Maksudnya pewartaan kabar gembira butuh waktu untuk berkembang; butuh kesempatan untuk mengolah pengalaman bersama sang Guru, wawancara dan mencerna pengalaman itu terutama untuk meresapkan, merenungkan kembali pengalaman pewartaan mereka. Sebab pewartaan kabar gembira pada dasarnya adalah menyampaikan apa yang mereka kerja-kan dan ajarkan berkat pengalaman hidup mereka bersama Yesus. (bdk. Mrk. 6:30) Jadi hubungan erat para murid dengan Yesus, sangat diperlukan. Anjuran Yesus ini bukan hanya berlaku bagi para murid tetapi juga bagi kita sebagai pengikut-Nya.
Di tengah kesibukan dan pergulatan hidup sehari-hari yang me-musingkan dan meletihkan, kita perlu menyediakan waktu secara pribadi setiap hari untuk merenung. Atau masukkanlah rencana untuk sekali waktu mengikuti rekoleksi atau retret dalam jadwal harian kita. Nikmatilah waktu yang nyaman itu bersama Allah dan timbalah kekuatan baru dan penghiburan dari sana.(bdk. Mrk.6:31) Kesempatan ini akan sangat membantu kita memperoleh kesegaran jiwa, semangat baru manakala kita lemah, kecil hati, hampir putus asa, baik karena dirundung kemalangan, maupun karena sikap kita yang terlalu pesimis, sehingga melihat segala sesuatu dari sisi yang suram, yang negatif, seakan semua gelap tak ada jalan keluarnya.
Saudaraku, yakinlah Yesus tidak akan menelantarkan dan membiarkan Anda tersesat. Dialah Gembala Baik yang penuh belas kasihan, yang mengenali domba-domba-Nya. Ia akan menempatkan Anda di jalan kebenaran dan keadilan. Sejauhmana Anda berupaya ditengah kesibukan sehari-hari, tetap secara konsisten menyempatkan diri mendengarkan suara-Nya dan mengikuti-Nya? (Hd.)